
aku terbaring,..
menatap lekat kata yang telah terangkai,..
bertanya tentang kebenarannya,..
sambil lalu merangkai sat persatu,.
rentetan peristiwa lama yang telah tiada,..
pun aku berdiri tegak congkak tertahan,..
menantang dan menentang putusan yang harusnya kulakukan,..
seraya berlutut lemah,..
ada luka yang menjalar,..
tersimpan,..bersama pedih yang kian melebar,.
saat aku terbaring,..
menatap lekat kata yang telah kurangkai,..
ada air mata,..
yang lalu jatuh mengiba,..
aku menangis,..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar