Minggu, 20 Desember 2009

catatan semalam,...


mendadak tergeragap dalam kelam,..
menjejak cahaya mencari pegangan,..
labil,..rapuh,..bingung,..
menghiasi kelu hati,..

tersadar aku,..
bahwa malam semakin dalam,..
namun mata masih enggan terpejam,..
masih ingin menatap gemintang,..
yang tersembunyi dibalik awan hitam,..

aku masih ingin,..
merangkai kata yang dijelma jadi asa,..
menguntai kalimat yang lalu berpilin doa,...
asa dan doa tentang sebuah perjalanan hidup..
yang masih ada sampai entah,..

aku masih ingin,..

malam semakin dalam,..
dan aku menemukan gemintang satu per satu,..
muncul dibalik awan hitam,..
yang perlahan menghilang..
disapu angin malam,..

perjalanan,...(untuk para sahabat,...)


perjalanan hati,..

meniti hari-hari ramai,...
bersama dawai yang damai,..
tertawa riang bersama teman..
senandungkan indah persahabatan,..

perjalanan hari,..

melangkah satu-satu,..
saat senja menyatu,..
seraya menanti malam berlalu,..
tertegun menyapa teman baru,..

perjalanan nurani,..

sadari satu hal dari hati,..
tak satupun dari kita hidup sendiri,..
selalu ada teman menemani,..
apapun,..dimanapun,...kapanpun,..

bila ingin kan sahabat baik,..
maka jadilah sahabat yang baik,..

dan,...
tersenyumlah untuk dunia dan seisinya,..
niscaya dunia dan isinya akan membalas senyum kita,..
bilapun dunia enggan membalasnya,..
maka bersyukurlah,..
karena kita masih dapat tersenyum,..
untuk seorang sahabat,....

(untuk para sahabat,:we'll never walk alone,..)

Jumat, 27 November 2009

c i n t a (yang lain,.....)


aku menemukan lagi pena ku,..
tepat pada satu waktu,..
saat aku benar-benar butuh itu,..

sama ketika aku berharap,..
dapat menemui satu dari sekian banyak cinta
dari Nya,..

aku hanya ingin,..
menjalani hidup ku,..
suaikan aturan Nya,..
dengan ridha Nya,..
dan beriring untaian getir cinta dari Nya,..

ketika aku jatuh cinta,..
kali ini,..
hanya ingin,..semua untuk Nya,..
karena,..
cinta ini pun,..
sudah barang tentu milik Nya,..

forgive me..


aku terbaring,..

menatap lekat kata yang telah terangkai,..
bertanya tentang kebenarannya,..
sambil lalu merangkai sat persatu,.
rentetan peristiwa lama yang telah tiada,..

pun aku berdiri tegak congkak tertahan,..
menantang dan menentang putusan yang harusnya kulakukan,..
seraya berlutut lemah,..

ada luka yang menjalar,..
tersimpan,..bersama pedih yang kian melebar,.

saat aku terbaring,..
menatap lekat kata yang telah kurangkai,..
ada air mata,..
yang lalu jatuh mengiba,..

aku menangis,..

M I N E


meniti malam,..
ketika rindu berkuasa,..
menjadikan penantian kelam yang dalam,..
saat terpancar sinar purnama,..

semilir angin ramah,..
menelusup dinding-dinding kamar ku,..
memberi rasa kantuk,..

tapi,..

mataku masih enggan terpejam,..
karena tiba-tiba,...
aku takut,....

takut dengan tidur malam ku sendiri,..

bergulat aku melawan malam,..
agar mata terus dapat memandang terawangi gemintang,..

namun akhirnya,..
aku tertidur juga,..

tersentak di keheningan malam,..
mimpi buruk itu kembali hadir,...
menambah galau ku,..
akan tiap malam-malam ku,..

aku takut,..

Jumat, 09 Oktober 2009

sejenak gerimis

sejenak gerimis,..

mengembalikan lama aroma basah tanah,,.
yang lalu ku rindukan,..
dingin yang tak sampai menusuk,..
menghadirkan peluh lalu di diri,..

sejenak gerimis,..

hadirkan ribuan tetes air,..
sunting jutaan makna dalam,..
sanding seuntai senyum indah sang langit,..
yang tak sekedar sulit dilukiskan,..
namun juga sukar dimengerti,..
tapi,..
tetap saja berarti,..

sejenak gerimis,..

Selasa, 29 September 2009

9erimis,..

lagi,…

aku menanti hujan(lagi),..
hanya agar terdengar nyanyian hujan di telingaku,..
hanya agar dapat lagi kusenandungkan hidupku,..

tak perlu membadai,…
atau dengan petir menyalak-nyalak,..
cukup gerimis,..cukup basahi,..

knapa,..??

karena gerimis,..lebih indah,..
bersama riang kanak-kanak yang berlarian dibawah naungannya,..
bersama mekar kuncup helai mawar biru di taman-taman,..
bersama indah,..cantik,..dan hebatnya tarikan lengkung senyum warna-warni langit milik-Nya,….

karena aku juga yakin,..
gerimis takkan tak datang untuk khianati aku,…


dan,..
lagi(lagi),..
aku menanti hujan,..
agar terdengar nyanyian hujan di telingaku,…
bersama suara senandung hidukpu,..

Rabu, 16 September 2009

aku ingin sunyi

aku ingin sunyi,..
seperti rebah dalam kelam,..
hanya sendiri,..
dibawah malam,..

aku ingin sepi,..
seperti indah dalam gelap,..
hanya sendiri,..
tanpa ada lelap,…

terantuk sunyi dalam kelam,..
bersama sepi ketika gelap,..

lalu bertanya ku pada hadap ku,..
siapa aku,..??

aku ingin sunyi,…
aku ingin sepi,…
meski sendiri dibawah malam yang tanpa lelap,…

aku ingin sunyi,..
aku ingin sepi,..

(la9i)jadi indah,..

tlah Q t!ng9alkan ceMburU
di sudUt kamar geLap,...

tlah Q hanyuTkan dUka
pada sUn9a! kecil yang men9aliR dar! mata Q,...

tlah Q kabarkan ceRita
pada an9!n ger!mis yan9 had!r di hadap Q,...

teNtan9 luka dan dUka,..

tenTan9 s9ala caTatan hat!,...

lalu aku tertawa,...

dan sMua,...
la9! jad! indah,...

Jumat, 28 Agustus 2009

Catatan Milik Seorang Sahabat

Part I

Oh Tuhan,..
aku tak tahu ada apa denganku,..
aku tak pernah ingin menghitung tlah berapa lama
aku membenamkan emosiku,..
di sudut kebisuan,..

ketika tak ada lagi suara yang menyusup di telingaku,..
dunia terbuai dalam malam,..
hanya ada aku yang tersisa,..

bersama puing-puing mimpi,…

luka-luka itu kembali menganga lebar,..

Part II

Oh Tuhan,..
aku tak pernah merasa malang di siang hari,..
namun,..
malam selalu menikamku dalam sepi,..

ya Tuhan,..
bahkan aku tak mengerti mengapa air mata ini tertumpah,..
tanpa ada alasan yang merindukannya,..


Part III

Aku takkan pernah berharap mereka bisa memahamiku,..

karena aku,..
begitu rumit,..

terkadang,…
aku begitu tenang dan datar,..
seperti air kolam tanpa riak,..

terkadang,..
meletup-letup,..seperti detonator,..

tapi,..
aku lebih sering menertawakan diriku,..
dalam bungkam,..

Part IV

ya Tuhan,..
apa mereka tahu bahwa aku sudah berusaha,..??

apakah Engkau yakin bahwa mereka tahu,..??

lalu,..
mengapa mereka berpaling dariku,..

ketika,..
ketika aku tak bisa lagi melakukan apapun,..
bahkan,..
untuk sekedar meneteskan air mata,..??


Part V

ya Tuhan,..

aku kini penuh tanda tanya,…luka,…
tapi,..
harus bertahan,…
dan bangkit sendirian,..
dengan mereka yang terus menggelayuti hidupku dengan keraguan,..
karena aku,..
gagal,…

terkadang,..
aku merasa tak perlu menangis
untuk mereka,….untuk perlakuan mereka padaku,..
untuk kekecewaanku pada mereka,….untuk kekecewaabku pada diriku,..
untuk semua hal,..
yang hanya membuatku tersudut,..
dan meraung dalam hati
yang penuh rasa marah,..
dan,..
putus asa,..

hanya saja,..
terkadang aku LEMAH,…

Kamis, 27 Agustus 2009

Catatan Cinta II (me and all,...)

perlahan sangat,…
diam,..
entah,..

bagaimana,..
apa,..
hanya permulaan,..

setiap detak jantung,..yang beriring desah nafas,..
setiap tatapan,..yang bersatu dengan langkah,..

shubuh melangkah,..
terjaga,..menatap ufuk,..berharap temukan sesuatu,..

seuntai kata,..
sebaris kalimat,..
selarik puisi,..

apapun,…

perlahan sangat,..
dalam diam yang entah,..

kutemukan sesuatu,..

Catatan Cinta I (untuk yang tak pernah ada meski sejenak)

satu saat aku ada untuk sadari,..
tak berharap ini asa pasti,..
tapi ingin sangat kujumpai,..
meski aku tak tahu kemana harus mencari,..

kujamah jarak,..
kulaku gerak,..
kusingkap hening,..
bahkan,..
kurasa luka,..

sampai pada akhirnya,..

lelah kujamah jarak,..enggan lagi raga tergerak,..
kubiarkan hening,..merambah menjadi luka,..

satu saat ada tuk kusadari,..

“ketika kucari apa yang kucari,…
lalu tak kutemukan apa yang kucari,..
sebenarnya,…
aku telah temukan satu kenyataan,..
bahwa,..
aku tidak menemukan yang kucari,..
atau pahitnya lagi,..
meski sejenak,..yang kucari tak pernah ada,.."

satu saat aku ada untuk sadari,..
tak berharap ini asa pasti,..
meski sangat ingin kujumpai,..
aku tau,..

tak pernah ada meski sejenak,..

Jumat, 21 Agustus 2009

(sekedar)semangat,...

canda tawa gugah jiwa
temani hariku yang kian tertata
diatas waktu yang berjalan hingar
mengubah kesedihan menjadi binar

bagai malam dengan gemintang
ditemani bulan terang
itulah hati yang tenang
semoga takkan ada bimbang

seperti crah kilau mentari
yang senantiasa hiasi pagi
itulah diri
tenang dan tentram jalani hari

berharap....
kan selalu indah,...
jalani dengan semangat terpatri
dalam diri dan nurani...
sampai nanti,...
sampai kembali aku,..
untuk lagi menulis,..

Selasa, 18 Agustus 2009

Rab!ThaH,.

Sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini telah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu
bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan

Kuatkanlah ikatannya
kekalkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya
terangilah dengan cahayamu
yang tiada pernah padam
Ya Rabbi bimbinglah kami

Lapangkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakal padaMu
hidupkan dengan ma'rifatMu
matikan dalam syahid di jalan Mu
Engkaulah pelindung dan pembela

Selasa, 16 Juni 2009

sajak milik seorang teman

untuk bait kata-katamu..aku memberimu pujian
kau melempariku dengan cemoohan..
aku diam

kemanapun kujumpai segara
disana kau mengejar bayanganku
meski kutahu pasti
kau tak akan pernah sampai
di tempatku
tapi aku tak akan pernah mencemoohmu
mulutmu lebih besar
daripada tabir di wajahmu

maaf jika aku terpaksa mencibir hatimu
yang kutahu menyimpan dengki
pada kedua sayap yang kumiliki

sayang satu hal yang kau tak tahu
buatku dan mereka yang kauludahi itu
kau hanya seorang wannabe
menelungkupkan ego
di duniamu bagai katak dalam tempurung
mencerca siapapun yang tak mampu terus memujimu

satu teguran untukku
di atas langit masih ada langit
kebencianmu tak bisa surutkan siapapun
dalam damai aku membencimu

***

melan9kah la9i,.....