Rabu, 27 Januari 2010

hadiah(tak)teristimewa,..

di penghujung sebuah malam,...
aku terjaga menanti gerimis mereda,..
dihadapan lembar terdiam,..
aku kembali tergoda,..
lagi,ku merenda kata,...

terlintas sejejak ucap yang sempat tertulis,..
untaian kata"ingin"milik seorang kawan,..(pintamu padaku,..)
sebuah pemberian sederhana,..
hadiah (tak) teristimewa,...
sebagai pengiring jalannya titian usia,...(hppy bday)

tercipta seuntai kalimat harap,..
agar senantiasa bersua karya miliknya,..
meski tak sempat saling berucap,..
selalu kunanti petuah katanya,..

terdapat sebait doa,..
tentang harapan kehidupan,..
tentang segala yang terbaik untuknya,...
walau tak sempatkan bertatap muka,..
tetap dia harus ada,..(eksis yaa,...)

di penghujung sebuah malam,...
ketika gerimis perlahan mereda,..
berpilinlah doa dan asa yang kucipta,..
untuk seorang kamu disana,.
sebuah pemberian sederhana,..
yang (tak) teristimewa,...
yang berdasar dari hati nurani,..
milikku,..
milik seorang kawan,...

Senin, 25 Januari 2010

meniti gerimis

kelam semburat pagi,..
berhias temaram langit mendung,..
dingin seolah rajin menyapa lagi,..
sedang rintik tlah sulit terbendung,..

melewati hari yang sunyi,..
jalan-jalan basah,...
harum tanahpun merebak disela sepi polusi,..
gerimis meniti,...
memaksa raga menjalani hari,..
tak enggan,..
kerana aku milik gerimis,..
dan gerimis milikku,..
maka,..
mengayunlah kaki perlahan,..
menjalani hari yang tengah pedam,..
dibawah lengkung pelangi,..
diantara riang canda tawa,..

raga ini,..
meniti gerimis,..

kelam semburat pagi,..
berhias temaram langit mendung,..
namun raga tetap jalani hari,..
karena,..
pagi ini,..
aku milik gerimis,..

Minggu, 10 Januari 2010

catatan hitam


ada yang senantiasa menemaniku,..
dan asaku kadang menguap bersamanya,..
segumpal asa dan kepedihan,..
yang sebenarnya hanya setitik,..
dan gelas putih berhias cinta itu,..
menanti,..
menanti abu kesia-siaan yang aku ciptakan sendiri,..
berlatar dinding pecah bercat biru,..
mata memandang tembus dari satu sisi jendela,..
berharap,..
ada sisa mimpi diluar sana,..



tapi,..
tampaknya tak ada lagi...
tak ada apapun,..

karena(lagi-lagi),..
kepulan asap,..gelas putih berhias cinta,..
dinding pecah bercat biru,..dan daun jendela,..
hanya itu yang dapat kulihat,..